MODUL PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK YPT Banjarmasin
Mata Pelajaran : Gambar Teknik Otomotif
Kelas/Semester : X/Genap
KD : 3.7 Menganalisis gambar potongan berdasar jenis potongan
Materi : Gambar potongan berdasar jenis potongan
Pertemuan : 1
Alokasi Waktu : 4 JP x 45 Menit
Penyusun : Farid Rifai, S.ST
Indikator:
¨ Mengidentifikasi gambar potongan berdasarkan jenis potongan
¨ Menjelaskan fungsi gambar potongan
¨ Menjelaskan cara terjadinya gambar potongan
¨ Menjelaskan cara menentukan bidang yang diarsir
¨ Menjelaskan cara membuat gambar potongan seluruh, potongan setengah, dan potongan setempat
Pendahuluan
Pada umumnya gambar benda kerja digambar dalam tiga pandangan, yaitu sisi depan, sisi atas dan sisi samping. Bagian gambar yang tidak terlihat seperti lubang baut digambar menggunakan garis khayal putus tipis. Adakalanya karena terlalu banyak garis putus-putus dalam suatu pandangan, menyebabkan rumitnya membaca gambar benda kerja,sehingga diperlukan gambar potongan untuk menampilkan bagian gambar yang tidak terlihat tersebut dan menghindari kesalahan dalam membaca gambar. Gambar potongan dibuat sesuai dengan keperluan untuk menampilkan sisi yang perlu diperlihatkan dengan jelas, bisa dengan menggunakan potongan seluruh, potongan setengah, atau potongan setempat dan lainnya.
Fungsi gambar potongan
Gambar potongan digunakan untuk menampilkan sisi yang tidak terlihat pada gambar benda kerja agar terlihat lebih jelas. Dikarenakan terlalu rumitnya gambar kerja untuk dibaca, dan untuk menghindari kesalahan dalam membaca gambar kerja, gambar potongan disesuaikan dengan keperluan.
Terjadinya gambar potongan
Untuk menampilkan detail sisi yang tidak terlihat pada gambar, maka benda kerja yang berbentuk utuh pada gambar seolah-olah dibelah atau dipotong, boleh dipotong seluruh, dipotong setengah atau dipotong setempat dengan tujuan agar detail atau sisi yang tidak terlihat tadi bisa dilihat dengan jelas.
|
Gambar 1. Contoh benda kerja yang dibelah |
Menentukan bidang arsir
Gambar benda kerja yang telah dipotong tadi perlu diberi tanda arsiran, untuk menunjukkan bidang benda kerja tersebut telah terpotong. Area yang telah terpotong tadi diberi arsiran dengan garis miring.
|
Gambar 2. Bidang benda kerja yang terpotong diberi arsiran |
Arsir menunjukkan bidang benda kerja yang dilalui bidang potong. Arsir dibuat garis hitam tipis pada sudut 45 derajat dengan jarak yang sama. Berbagai arsir dapat dinyatakan dengan bebas sesuai dengan jenis bahan benda kerja tersebut. Arsir bahan-bahan yang khusus, dinyatakan dengan nama pada gambar kerja atau daftar bagian-bagian benda kerja. Jika benda kerja terdiri dari dua potong, maka arsir kedua penampang dinyatakan dengan sudut 45 derajat dalam arah yang berlawanan.
|
Gambar 3. Arsiran berdasarkan jenis material |
Perlu diingat yang boleh diarsir hanyalah bidang yang terpotong, lubang dan sisi lainnya yang tidak dilewati bidang potong tidak boleh ikut diarsir. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam membaca gambar.
Gambar potongan seluruh
Potongan seluruh atau full section didapat dengan cara memotong benda kerja pada gambar secara keseluruhan, dimana benda dibelah sepanjang bidang potong.
| |
Gambar 4. Potongan Seluruh |
Benda kerja yang dipotong keseluruhan diatas diproyeksikan menjadi gambar kerja dibawah
|
Gambar 5. Multiview dan Pandangan Potongan Seluruh |
Pada gambar diatas, bagian kiri merupakan pandangan orthogonal tanpa potongan, dimana bagian yang tersembunyi digambarkan dengan menggunakan garis khayal putus-putus, sedangkan bagian kanan merupakan gambar benda kerja yang dipotong keseluruhan. Tampak jelas pada gambar sebelah kanan, bagian yang sebelumnya tersembunyi kini bisa dilihat dengan mudah.
Pada bidang gambar yang telah dipotong maka garis khayal putus-putus diganti menjadi garis tebal, dikarenakan bagian tersebut sudah tampak dan tidak tersembunyi lagi.
Gambar potongan setengah
Potongan setengah atau half section didapat dengan cara memotong gambar benda kerja secara sebagian dengan tujuan untuk melihat sebagian benda kerja, potongan ini sering ditemukan pada benda kerja yang berbentuk simetris dimana sebagian adalah gambar potongan dan sebagiannya lagi adalah pandangan
|
| Gambar. 6 Potongan Setengah |
Walaupun yang dipotong hanya seperempat dari benda kerja, tetapi penyebutannya tetap potongan setengah. Ini dikarenakan potongan tersebut setengah dari potongan seluruh.
|
Gambar. 7 Multiview dan Potongan Setengah |
pada gambar kanan adalah gambar potongan setengah, cara penggambarannya adalah sama seperti gambar kanan diatas. hanya setengah yang di gambar potongan, sedangkan gambar setengahnya dibiarkan utuh.
Gambar potongan setempat
Jika ingin menampilkan sedikit gambar detail pada bagian tertentu dari benda kerja maka digunakan potongan setempat. Tanda potongan menggunakan garis tidak beraturan.
|
Gambar. 8 Potongan Sebagian |
pada potongan ini hanya menunjukkan bagian yang tersembunyi dengan memotong sebagian komponen, sehingga operator dapat mengetahui informasi yang disampaikan berupa bentuk dan ukuran dalam komponen tersebut.
|
Gambar. 9 Multiview dan Potongan Setempat |
Sumber pustaka: Menggambar Teknik, BM. Surbakty
Lembar Kerja. Jawab pertanyaan di bawah ini dengan lengkap dan jelas!
1. Sebutkan gambar potongan berdasarkan jenis potongan!
2. Jelaskan fungsi gambar potongan!
3. Jelaskan cara terjadinya gambar potongan!
4. Jelaskan cara menentukan bidang yang diarsir!
5. Jelaskan cara membuat gambar potongan seluruh, potongan setengah, dan potongan setempat!
Tulis soal dan jawaban anda dibuku tulis atau kertas A4.